
Yusuke Tanaka
Setelah lulus dari universitas, ia bekerja di sebuah perusahaan manufaktur sebelum berkarier sebagai konsultan meteorologi. Dari tahun 2013 hingga 2020, ia bekerja di JAMSTEC dan terlibat dalam pengembangan sistem asimilasi data kelautan. Di Ocean Eyes, ia berfokus pada implementasi sosial dari hasil penelitian, serta menangani koordinasi bisnis, perumusan kebijakan perusahaan, dan dukungan di lapangan.

Masaaki Iiyama
Pada saat pendirian Ocean Eyes, ia menjabat sebagai Associate Professor di Kyoto University, di mana ia melakukan penelitian di bidang ilmu kelautan dan AI. Ia kemudian menjadi Professor di Faculty and Graduate School of Data Science, Shiga University. Dengan spesialisasi dalam pengenalan citra dan penginderaan jauh, ia memimpin tim AI di Ocean Eyes sebagai Chief Technology Officer.

Masafumi Kamachi
Ph.D. in Engineering
Ia terlibat dalam penelitian dan pengembangan di Meteorological Research Institute, serta di JAMSTEC, Center for Earth Information Science and Technology, Research Institute for Value-Added-Information Generation. Ia kemudian menjabat sebagai Direktur di Ocean Eyes. Dengan spesialisasi di bidang oseanografi fisik, termasuk pemodelan laut dan asimilasi data, ia memberikan nasihat terkait pengembangan serta terlibat dalam kegiatan penjualan dan negosiasi internasional di Ocean Eyes.

Jack Muraki
Ia bekerja sebagai engineer di Sony Corporation hingga tahun 2014. Setelah itu, ia memperoleh pengalaman termasuk menjabat sebagai Global CTO di JAI A/S di Denmark serta bekerja di berbagai startup. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Presiden & CEO di Village Array Corporation. Dengan minat yang telah lama terhadap bisnis terkait GX, ia terlibat dalam pengembangan bisnis di Ocean Eyes.

Maram Esam
Ia berasal dari Republik Sudan. Ia mengkhususkan diri dalam bidang ilmu komputer dan telah menyelesaikan program doktoral (tanpa disertasi) di bidang Intelligent Informatics di Iiyama Laboratory, Kyoto University. Di Ocean Eyes, ia merupakan anggota tim pengembangan AI dan PFG (Fishing ground prediction / Potential Fishing Ground), serta terlibat dalam kegiatan penelitian dan pengembangan.

Theodosius Sadikin
Selama masa kuliah, ia mempelajari bidang IT dengan fokus khusus pada model AI. Melalui strategi kemitraan dan berbagai inisiatif terkait, ia terlibat dalam perluasan operasi Ocean Eyes di pasar internasional.

Takashi T. Sakamoto
Ph.D. in Science
Ia memperoleh gelar dari Hokkaido University dengan spesialisasi oseanografi fisik. Setelah menjabat sebagai Project Researcher di JAMSTEC serta Atmosphere and Ocean Research Institute, The University of Tokyo, ia bergabung dengan Ocean Eyes. Di Ocean Eyes, ia terlibat dalam pengembangan model oseanografi.

Megumi Kuraishi
Selama kuliahnya, ia meneliti ekologi organisme laut. Setelah berpartisipasi dalam proyek survei lingkungan laut pasca Gempa Bumi Timur Jepang, ia bergabung dengan Ocean Eyes. Di Ocean Eyes, ia mendukung pengembangan sistem penyediaan data dan menanggapi pertanyaan pelanggan.

Sayumi Koyama
Setelah bekerja di Laboratorium Iiyama di Kyoto University, ia bergabung dengan Ocean Eyes. Di Ocean Eyes, ia menjabat sebagai Sekretaris Utama, mengawasi urusan umum dan sumber daya manusia, serta menangani berbagai operasi back-office.

Mitsuji Toda
Di Ocean Eyes, ia bertanggung jawab atas operasi dan pengelolaan server. Ia mendukung infrastruktur perusahaan untuk memastikan kelancaran operasi sistem internal maupun eksternal, mulai dari server komersial hingga persiapan lingkungan pengembangan.

Atsuyoshi Kita
Ia memiliki keahlian dalam pengembangan sistem, optimisasi, dan pembelajaran mesin. Di Ocean Eyes, ia menjadi anggota tim AI dan terlibat dalam pengembangan model serta sistem AI.

Yuji Sato
Setelah melakukan penelitian di Laboratorium Iiyama, Sekolah Pascasarjana Kyoto University, ia bergabung dengan Ocean Eyes. Di Ocean Eyes, ia terlibat dalam pengembangan aplikasi informasi kondisi laut “OEview.”

Ian Savio Gunawan
Ia menekuni ilmu dan rekayasa informasi selama studi pascasarjana. Setelah bergabung dengan Ocean Eyes, ia menjadi anggota tim AI yang dipimpin oleh Iiyama. Ia terlibat dalam pengembangan dan penelitian PFG (Fishing ground prediction / Potential Fishing Ground).